Senin, 10 Desember 2018

Kenapa Investasi Dan Laba Taspen Mengecewakan

Laba Taspen terkesan masih dalam kondisi yang mengecewakan. Taspen atau kepanjangan dari PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Persero) tengah bersiap untuk menghadapi suatu kondisi profit perusahaan yang masih cenderung mengecewakan hingga penutupan akhir periode tahun 2019 mendatang. Iqbal Latanro, Direktur Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Persero) mengungkapkan bahwa laba bersih perusahaan yang dipimpinnya ini untuk periode tahun buku 2018 dan juga 2019 diperkirakan hanya mampu mencapai angka sebesar 700 miliar rupiah saja.
Laba Taspen
Laba Taspen

Untuk diketahui, dengan target laba bersih yang hanya sekitar 700 miliar rupiah hingga 2019 ini terbilang cukup rendah jika dibandignkan dengan pencapaian target laba bersih tahun buku 2017 yang mampu mendapatkan keuntungan hingga sebesar 720,5 miliar rupiah.

Laba tahun buku 2017 juga dinilai sebagai laba yang meroket jika dibandingkan dengan laba pada periode tahun buku 2016 yang sebelumnya hanya mampu mencapai angka 247,08 miliar rupiah. Sehingga lonjakan laba Taspen pada tahun 2017 mampu mencapai 191,60%. Tidak pastinya perekonomian global menjadi salah satu pemicu turnnya target tahun buku 2018 dan 2019 ini ungkap Iqbal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar